Wednesday, February 5, 2014

Berkaca dari India - Industri Motor Mandiri

Hero  Hastur Concept
Tulisan ini adalah ungkapan prihatin atas kondisi Industri Motor Indonesia yang belum juga memunculkan merek mandiri yang bisa berbicara di tataran Internasional. Ngak jelas salahnya dimana, konsumennya yang antipati sama buatan bangsa sendiri, dukungan negara yang kurang jelas arahnya atau ngak ada  Pengusaha yang cukup Gila" yang mau menekuninya atau ngak ada fans boysnya.

Memang ada beberapa merek yg memcoba membawa nama sendiri, namun secara jujur baru merakit , memoles disana disini , seakan lahir produk baru. Ngak ada yang salah namun secara jangka panjang kurang membumi dan sulit berbicara di tataran Dunia.

Hero HX 250R
Berkaca pada Hero , TVS, Mahindra atau Bajaj India, diawal kelahirannya ada peran Merek Jepang atau merk ternama lainnya. Namun sedari awal pelaku Industri Motor di India punya prinsip tersendiri buat industri motor dalam negerinya.  Hero yang lahir tahun 1984 sebagai hasil kerjasama Hero Cycles dengan Honda, dalam perjalanannya bisa menguasai 46% pasar motor India. Dalam perjalanannya juga mengalami banyak rintangan.

Bajaj CS 400
 Tahun 2010, Honda mengakhiri kerjasamanya. Namun para pemimpin Hero ngak menjadi tenggelam, mereka berusaha terus hingga pada akhirnya mereka mampu membeli saham Erik Buell Racing - Sebuah pabrikan motor yang dipimpin visioner Erik Buell. Kerjasama ini adalah bentuk konkrit dari Hero  dalam usahanya merambah Dunia.

Hero Motor dalam hal ini sadar bahwa mereka mungkin unggul dalam manajemen produksi, pemasaran dan biaya rendah. Namun bagaimana dengan Desain dan pengembangan Mesin. Disinilah peran Erik Buell Racing. Melalui pola kerjasama yang jelas para enginer EBR bahu-membahu membangun wujud motor-motor baru dari Hero Motor. dan sejujurnya mereka berhasil keluar dari  bayang-bayang masa lalu.

Hero dan EBR tidak segan menghadirkan sesuatu yang inovatif pada produknya sekalipun yang masih konsep. Kerjasama ini juga tidak membelenggu Hero untuk secara mandiri menghadirkan produk-produk baru yang sangat menarik, inovatif  dan tetap terjangkau.

Bajaj 400 SS
Di artikel yang terdahulu pernah di bahas Hero HX 250R,  desain motor ini cukup mewakili selera konsumen, sekalipun satu silinder tenaga yang dihasilkan cukup mumpuni.

Di 2014 Indian Auto Expo , Hero juga menampilkan  Hero Hastur 650cc Concept. Sebuah Premium Bike yang sanggup menandingi rival-rival yang telah mapan. Ngak ada yang melarang  atau aturan-aturan  yang membuat Hero tetap kerdil, yang ada  adalah kemandirian yang membawa berkah.

Tidak  ada kata terlambat, mudah-mudahan para pelaku Industri Motor , pengusaha, buruhnya, pemerintah, konsumennya, wartawanya, bloggernya, tukang komentnya dan fans boys-nya sadar akan pentingnya Industri Motor Indonesia yang Mandiri, bervisi dan yang paling penting produknya harus up to date dan terjangkau. Ngak ada salahnya belajar sama yang udah mandiri.  Semoga menginspirasi.......

TVS Draken


No comments:

Post a Comment