Monday, July 17, 2017

Suzuki back to business, Harapan baru

Versi Touring 2017 Suzuki GSX150R  Foto : Otospirit



Momentum peluncurab Suzuki GSX150R seakan menandai kebangkitan Suzuki Indonesia divisi roda dua. hal ini juga dibukitikan dengan angka penjualan yang mungkin di mata kompetitor masih bukan apa-apa , tapi perlahan pasti Suzuki mulai unjuk diri
.

Terlihat upaya mamagement terus berinovasi berusaha menjembatani keinginin pasar dan sumberdaya yang mereka punyai. Terlihat belum beberapa lama berselang suzuki menluncurkan  Suzuki GSX150S versi naked dari Suzuki GSX150R dan  baru- baru ini melepaskan  varian barunya versi Touring - Suzuki GSX 150S- Touring.

Versi touring ini , seakan menyesuaikan keinginan para pencinta adventures yang ingin tampilannya garang namun ramah di kantong. Suzuki membaca ini, jadilah versi wanna be Vstorm . Pasar tentu akan bergairah dengan Versi touring ini, para pengemar berat touring ngak perlu repot lagi memodifikasi tunggangannya .

Ada Asa yang barangkali bisa berharap dari Suzuki Indonesia Roda dua,  kalo perngemar racing , touring and adventures sudah dijawab tuntas oleh  Suzuki  melalui GSX150R , versi naked dan touring, mungkin segera diluncurkan versi Trail - ( usul nama RMZ150R ) yang berbagi mesin sama dengan GSX 150R .  Supaya para pengemar satu jalur   dan pengemar Special Engine Wanna Be , juga tercover oleh kebangkitan Suzuki Indonesia.

Specnya juga ngak usah muluk-muluk , berbagi mesin dengan GSR150 , ban 21-18,  telescopic fork , mono shock di buritan , rangka trellis  ok , yang penting  ban kembang tahu dan harganya ngak jauh  sama versi2 yang sudah ada, biar bisa exist ikut event trabas . Ditunggu,  Bravo Suzuki Indonesia.





Thursday, March 30, 2017

Honda 150SS RACER - Empire Strikes Back

2017 Bangkok Motor Show dihebohkan kehadiran motor retro futuristik  dari Honda. Motor yang masih berupa konsep ini di beri nama Honda 150SS Racer.  Motor ini memiliki  silinder tunggal , berpendingin air . Mengunakan garpu Upside down dan monoshock  di belakang.

Motor ini berkonfigurasi jok tunggal dan  mengunakan lampu model jadul yang diupgrade teknologi LED. Knalpot didesain minimalis dengan bukan samping. Secara keseluruhan motor retro futuristik memiliki desain yang mumpuni  dan aura sangar yang begitu kental.

Terlihat disini upaya sang Raksasa Honda Motor  mengukur minat konsumen. Ajang Bankok motor show ini dapat dikatakan sebagai Testing Water, sebelum benar- benar diproduksi massal. Pasar motorsport 150 cc ini adalah pasar paling seksi di kawasan Asia

Kalo benar-benar masuk jalur produksi , alamat peta persaingan motor sport 150cc khususnya di kawasan Asia termasuk Indonesia akan semakin semarak. Foto : Paul Tan

Sunday, February 19, 2017

Bultaco Brinco metamorfosis Sang Legenda

2017  Bultaco Brinco
Merek Butalco mungkin terasa asing di Indonesia , tapi tidak diNegrinya - Spanyol . Merek ini begitu jaya dengan produk- produk yang begitu dinikmati dijamannya . Lahir di tahun 1958 . Pendirinya Francesc Bulto . Mr Bulto  ini juga sebelumnya berkiprah pada Merek Montessa yang lebih dahulu hadir di tahun  1944  . Bisa dikatakan Merel Bultaco ini hadir karena perselisihan paham antara Mr Bulto dengan Bosnya di Montessa. lebih lengkaplagi dibahas di wikipedia.

Merek Bultaco ini mengalami pasang surut  hingga akhirnya ditutup pada tahun 1983. Namun di tahun 2014 setelah begitu lama mati suri , Bultaco yang mempunyai motto Build to Go ini akhirnya bisa bangkit kembali, dengan menghadirkan kombinasi Sepeda (yang memang menjadi cikal bakal sepeda motor )  dengan motor bertenaga listrik. Produk nya dinamakan Bultaco Brinco

Hanya paduan Visi , inovasi dan kesungguhan barangkali bisa menghadirkan motor listrik yang bertampang paduan  antara sepeda  Downhill dan motorcross  gini , barangkali bisa membawa roh baru buat Company yang coba membangkitkan Merek yang pernah mati suri .

Mudah-mudahan ada para motor entusiasts Indonesia yang ingin menghidupkan merek Jatayu atau merek - merek lain yang sekiranya  pernah hadir di Indonesia namun mati suri karena satu dan lain hal.   Setia Produk Dalam Negeri- Siap Instruksi :)

Saturday, February 18, 2017

Suzuki Motor Indonesia berinovasi atau Berhenti




Kaget juga baca berita - berita otomotif di tanah air  di mana Suzuki Motor Indonesia yang di Jaman Soebronto Laras  pernah begitu jayanya sekarang terpuruk dengan hanya mencatatkan penjualan sekitar 1 persen dari  6,7 Juta unit motor yang diproduksi tahun 2016

Keadaan telah berubah , barangkali yang menjadi sebab kenapa begitu parahnya merek sebesar Suzuki bisa demikian terjerembab penjualannya.  Serangan model -model baru dari para pemain kawakan seperti Honda , Yamaha dan Kawasaki hingga inovasinya merek  merek Indie seperti KTM, Viar , TVS hingga Gesits ( Garasindo dan ITS ).

Perilaku konsumen juga berubah, Diawal awal kelahiran Skutik , perilaku konsumen Indonesia sepertinya masih tergagap-gagap menerima kehaditran mahluk otomatis ini, namun sekarang Skuter matik menjadi primadona para pemain besar dan pengunannya bisa dikatakan dari semua golongan dan usia .

Dimasa masa Kejayaaan Skutik ini, sepertinya Suzuki Motor Indonesia masih Baper akan kejayaan Ayago  si bebek Satria berkopling, yang terjadi adalah hilangnya pasar, mungkin Ayago baik untuk brand image  tapi bukan untuk massal

Tulisan ini hanya sekadar urun rembug , setidaknya agar Suzuki  roda dua punya semangat untuk terus hadir di pasar Indonesia. Pengalaman puluhan tahun dan kesiapan infrastuktur produksi hingga pemasaran , hendaknya menjadi satu modal yang masih bisa diandalkan untuk meraih  pasar yang hilang .

Kehadiran Suzuki Gsx150  mudah-mudahan menjadi awal kembalinya kejayaan yang hilang, Inovasi yang terstruktur seperti hadirnya Skutik yang bersaing secara desain, harga dan ketangguhan sepertinya harus hadir dalam waktu yang singkat, kemudian secara simultan barakali Suzuki juga harus main di pasar yang sedang tumbuh seperti Adventure.  Tentunya tidak serta merta menjajakan DRZ125  mentah yang sudah out of date , namun barangkali  hadir  seperti Kawasaki memoles Versys 250,.


Dan Hal terpenting adalah membangun visi yang baru dengan masuknya tenaga-tenaga baru , Hormat dan Terima kasih untuk para pendiri , namun inovasi ini menyangkut masa depan  dimana hanya akan berhasil bila ditangani wajah -wajah fresh , optimis dan mampu berpikir Out Of the Box, bukan hanya  bersandar pada mereka yang bekerja atas dasar loyalitas semata. Semoga.


Saturday, February 4, 2017

2017 CRF250 Rally - Meluncur di Indonesia

Honda Motor Indonesia , rupanya menguntit kiprah Kawasaki Indonesia secara ketat, setelah  mencoba membayangi Ninja 250 , rupanya setiap langkab bidak Kawasaki selalu dicermati. Belum sebulan peluncuran Kawasaki Versys 250 ,Honda Indonesia sudah bersiap meluncurkan CRF250 Rally , yang pernah di tampilkan di Ajang Eicma 2016 ,

Motor yang berurat adventure ini , menyisir pasar yang sama dengan Kawasaki Versys 250, Tampilan motor bernuansa paris Dakar ini  mirip dengan saudara tuanya Honda Afrika Twin. Bermesin satu silinder , berpendingin air . Mengunakan Upside Down fork and Mono Pro Link  di belakang.  Ban 21-18  ,  Untuk harga masih belum jelas , namun pastinya ngak akan terpaut jauh dengan pesaing,

Yang membahagiakan, tentunya para pencinta Adventure Indonesia. Pasar menyuguhkan pilihan yang bervariasi dan multi merek . Kelihatannya Suzuki dan Yamaha akan bertarung pula dikelas Adventure ini, cuma mungkin mereka masih wait and see. Yang penting jangan wacana saja, luncurkan atau semakin ke belakang.


Saturday, January 28, 2017

Manor Racing Bangkrut


Awal Januari 2017 in ada kabar yang kurang sedap yang menghinggapi Kubu Manor Racing F1  yang pada season lalu sempat menjadi  tandem bagi Pembalap F1 Indonesia- Rio Haryanto. Bubu Manor menyatakan diri bangkrut pada pengadilan dan berupaya mencari investor baru untuk mengatasi kesulitan keuangannya.

Masih ada 212 pekerja di Manor Racing F1 yang masih menanti pembayaran mereka yang tertunda. Memang sulit mempertahankan tim untuk berlaga di F1, selain perlu sponsor yang kuar secara finansial , juga perlu pembalap yang mampu membawa keberuntungan . Sepanjang musim lalu manor hanya meraih angka satu point . hal ini menjadi batu sandungan juga dalam upaya mereka menarik sponsor.


Kiprah Rio di F1 juga terhenti gara-gara persoalan keuangan juga. Apa mau dikata,  kalo negara mensupport bahkan mengoperasikan tim F1 , bisa-bisa pencetusnya masuk KPK , namun apabila negara tidak mendukung , sulit juga bagi  putra-putra terbaik bangsa berkiprah di F1.


Solusinya barangkali, bikin sirkus seperti F1 dengan pembalap dan tim dari seluruh propinsi di Indonesia. Di gelar di sirkuit permanen dan jalan raya yang di modifikasi.  Chasis hasil riset anak negeri  dan mesin dari atpm yang berbisnis di Indonesia.  Bikin 15 -17 seri.  Kelola sponsorship secara profesional, Motonya Professioanl , murah dan konstruktif bagi  insan2 muda Balapan di Indonesia.

Bukan mimpi , cuma perlu pemimpin visioner , kerjasama semua pelaku industri otomotif di Indonesia dan pemerintahan yang memfasilitasi.  Autoevolution

Saturday, January 14, 2017

2017 Kawasaki Versys X250 - Paris Dakar wanna be

2017 Kawasaki Versys X250  Indonesia
Di awal 2017 , Kawasaki Indonesia  meluncurkan genre Adventure Bike pertama di Indonesia. Motor ini diberinana 2017 Kawasaki Versys X250.  Motor ini memiliki dayamesin lebih kurang 33HP , 2 silinder segaris  , strut tunggal dinelakang dan teleskopik di depan .  Ban yang  digunakan  19 di depan dan tapak lebar 17 di belakang. Cakram depan belakang dilengkapi ABS

Secara tampilan terutama versi dress upnya , - yang dilengkai pannier dan fog light , menyerupai motor2 yang tampil dalam ajang Rally terganas di dunia Paris - Dakar,Sekadar reflefsi motor ini mirip dengan Yamaha Tenere, Honda Africa TWIN, KTM Dakar 990,  namun sayang sampai hari ini belum ada data yang menyebut Kawasaki pernah Juara dalam ajang event dunia itu. - cmiiww. 

Harga mulai 61 jutaan  di Indonesia, mahal enggaknya relatif. Buat yang hobi jelajah , setidaknya motor ini siap pakai tanpa perlu memodifnya. Yang sekiranya publik bisa berharap pada Kawasaki Indonesia adik dari motor gagah ini , yakni Versys  X150 versi 150cc -nya . Penerus kelangsungan KLX150R . Pasar kelas ini jauh lebih besar dari kelas premium 250 cc. 

Tentu Kawasaki juga melihat peluang ini, kehadiran Versys 250 cc ini sepertinya sebagai Testing Water , pasar motor jelajah di Indonesia. BTW, salam satu jalur.