Sunday, July 6, 2014

Yamaha MT 125 - NOT FOR SALE in INDONESIA

"MT-125 tidak akan masuk ke Indonesia. Karena memang modelnya dibuat bukan untuk pasar Asia. Jadi hanya dipasarkan di Eropa saja," ungkapnya. Hal ini disampaikan oleh Eko Prabowo, GM Marketing Communication and Community Development PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) saat dihubungi pada Kamis (8/5).

2014 Yamaha MT 125
Pernyataan salah satu petinggi Yamaha Indonesia ini  seakan memvonis bahwa bangsa Indonesia mempunyai selera yang lebih rendah dari bangsa lain di dunia.  Yamaha  seakan lupa bahwa penjualan di Indonenia adalah salah satu penyumbang terbesar pemasukan Yamaha Global.

Berapa sih  penjualan Yamaha Eropa untuk kelas 125-150 cc - ngak sampe 50.000 unit pertahun.  Tapi hitung berapa penjualan VIXION pertahun  , lebih dari 10 x lipat  dari Yamaha  Eropa. Sederhana gini, apa motor-motor 125 -150 cc menyemuti jalanan Eropa....kan ngak , beda sama di Indonesia.

Mobil-mobil sport eropa aja seperti Lamboghini , Ferrari, Mc Laren, Bugati, Maserati dll udah lama ngaspal di Indonesia.  Moge Amerika - Eropa  seperti Harley Davidson, Triumph, MV Augusta, DUCATI dll juga udah lama ngaspal di Indonesia sekalipun harganya melambung karena  berbagai regulasi . Belom lagi bidang lain seperti Iphone yang hendak membangun pabrik di Indonesia, Blackberry meluncurkan BB seri Jakarta..... apa bener selera Indonesia sedemikian buruk sehingga ngak pantas untuk dapat menikmati Yamaha MT 125/ MT 150........

Aprilia RS 4 - 125 cc
Disinilah letak bedanya antara Industri mandiri dan Industri Transaksi. Kemandirian  Industri akan melahirkan mamusia-mausia kreatif  yang sanggup bersaing  dan sanggup produk-produk yang kompetitif di pasar. Sedang Industri Transaksi hanya melahirkan orang-orang yang berpikiran sempit , gampang didikte asing sekalipun mampu membangun produk yang canggih dan kompetitif.

Yamaha Indonesia Jangan terlalu pede juga , dengan segera datangnya pasar bebas bukan ngak mungkin bandar -bandar Industri India , China atau Eropa  akan datang dan membangun Industri motornya di Indonesia.  Suksesnya Kolaborasi Bajaj dan KTM membangun seri DUKE dan RC dengan cc dibawah 400cc menjadi pelajaran berharga bagi  para pelaku Industri motor. KTM mengunakan pola yang sama di China. KTM berkolaborasi dengan CF Moto untuk menaklukan pasar China.

Efisiensi adalah kata kunci suksesnya sebuah produk. Kawasaki membangun Ninja 300 dipusatkan di Thailand dan mengekspornya ke seluruh dunia. Harley Davidson membangun Harley 500 cc dan 750 cc di India karena biaya. Harusnya Yamaha Indonesia membangun MT 125 dan mentransformasikannya menjadi MT 150 dan mengespornya ke seluruh dunia termasuk Eropa sana.  Mumpung sebelom terlambat...segera berbenah sebelum pihak lain mengambil kesempatan...............




No comments:

Post a Comment