Showing posts with label motor adventure indonesia. Show all posts
Showing posts with label motor adventure indonesia. Show all posts

Sunday, August 18, 2019

2020 Yamaha WR155 akan mendarat........


Salah satu Media mainstream memberitakan bahwa Yamaha telah mematenkan  produknya dengan  nomer registrasi DID2018067438. untuk produk WR155 dan W155R.  Dari seri ini jelas Yamaha  akan mendaratkan motor adventure / dual purpose/ supermoto  di Indonesia. Dari kodenya kemungkinan besar akan mengunakan mesin Vixion  , mesin yang sama yang digunakan untuk motor retronya XSR 155

Ini suatu kabar baik untuk oara adventurer, Special engine wanna be, paris dakar wannabe  atau trabaser  sekalipun, karena ini pertama kalinya mesin berpendingin air untuk motor dual purpose diproduksi di Indonesia Belum jelas kapan akan mendaratnya, tapi penulis di tahun 2013 pernah menulis artikel tentang Yamaha WR dengan mesin yang mirip Vixion (https://fendimotor.blogspot.com/2013/07/2014-yamaha-wr-125-r-mesin-vixion.html)


Sekalipun mungkin terlambat, Kehadiran Yamaha WR ini akan membawa angin perubahan  bagi pesaing pesaing yang sudah mandi lumpur duluan. Bukan ngnk mungkin si penghuni tahta ke;as 150cc Dual purpose ini KLX 150 akan menganti mesinnya dengan mesin berpendingin air juga dan tentunya Honda CRF . Keduanya akan tampak ketinggalan jaman bila tidak menghadirkan mesin berteknologi sekelas. Kalo Honda CRF 150 mungkin akan mengadopsi mesin CB150R, Entah KLX 150, apabila ditanam mesin ninja 150cc kelasnya akan jadi Special engine KX 150 ,,,kwkwk


Kalo boleh usul  soal desain, headlightnya boleh juga diadopsi teknologi led dan modelnya dual light kaya bmw, bukan  soal trend aja. pertama karena  Days running light for safety,  kedua kan buat lampu jauh.


Tinggal Suzuki, kalo  Suzuki masih mo hadirkan konsep yang tanggung kaya Haojue NK150 , sorry to say.... Good bye.....(https://fendimotor.blogspot.com/2019/03/2019-suzuki-dr-z125-l-dan-suzuki.html) . Alasannya sederhana, pengemar kelas  dual purpose ini paham informasi dan desain . 


Lihat peta persaingan sekarang ,kalo Suzuki Indonesia mau membalikan keadaan pasar,  minimal model rangka  RM125  langsiran 2007 di tanem mesin GSX150  atau malah lebih canggih lagi. Dan satu hal  terpenting motor motor ex China baik yang impor kaya SRM atau yang dirakit  kaya Viar bhakan morin / motor India bukan tidak mungkin ikut merangksek tahta kelas Adventure / dual purpose 150cc ini

Wednesday, September 6, 2017

Trail Yamaha XTZ 125 & Serow 250 mendarat di Manila

Perkembangan dunia adventure , trabaser dan special engine wanna be di seputar Asean rupanya marak juga. Philipina negaranya Mr Duterte rupanya menjadi ajang Yamaha mendaratkan Trail 125 cc dan 250cc  nya yang di kenal 2107 Yamaha XTZ 125 dan Yamaha Serow 250cc

Secara kasat mata  penampilan 2017 Yamaha XTZ 125  terlalu generik. Motor ini di bandrol  kurang lebih 22 juta kalo di kurs Rupiah. Seperti biasa mesinnya masih berpendingin udara,  garpu teleskopik , mono di belakang , ban 21-18.  Yang prihatin rem belakang masih tromol   , barangkali ini yang bikin penampilannya jadi generik. Namun hal yang menarik adalah keberanian Yamaha Philipina bawa motor ini masuk ke pasar. Sebagai pengetahuan aja Pasar motor Indonesia 10x kebih besar dari pasar Philipina.

2017 Yamaha Serow 250cc  penampilan standarnya 11-sama  XTZ , ban 21-19 , mesin  masih berpendingin udara ,  garpu teleskopik dan mono di belakang. Rem udah cakram. Harga nya dipilipina nembus 52 juta kalo kurs Rupiah.  Kalo soal tampilan  kayanya Serow ini akan mendapat perhatian dari Yamaha, karena baru-naru ini majalah Young Machine dari jepang membocorkan tampilan Yamaha Serow terbaru.

Kalo kapan masuk Indonesia, kayanya masih nunggu reformasi di Yamaha Indonesia.  Minimal mudah-mudahan ATPM ngerti selera para Adventurer, Trabaser dan Special Engine wanna be Indonesia seperti apa. Salam Satu Jalur.

Saturday, February 4, 2017

2017 CRF250 Rally - Meluncur di Indonesia

Honda Motor Indonesia , rupanya menguntit kiprah Kawasaki Indonesia secara ketat, setelah  mencoba membayangi Ninja 250 , rupanya setiap langkab bidak Kawasaki selalu dicermati. Belum sebulan peluncuran Kawasaki Versys 250 ,Honda Indonesia sudah bersiap meluncurkan CRF250 Rally , yang pernah di tampilkan di Ajang Eicma 2016 ,

Motor yang berurat adventure ini , menyisir pasar yang sama dengan Kawasaki Versys 250, Tampilan motor bernuansa paris Dakar ini  mirip dengan saudara tuanya Honda Afrika Twin. Bermesin satu silinder , berpendingin air . Mengunakan Upside Down fork and Mono Pro Link  di belakang.  Ban 21-18  ,  Untuk harga masih belum jelas , namun pastinya ngak akan terpaut jauh dengan pesaing,

Yang membahagiakan, tentunya para pencinta Adventure Indonesia. Pasar menyuguhkan pilihan yang bervariasi dan multi merek . Kelihatannya Suzuki dan Yamaha akan bertarung pula dikelas Adventure ini, cuma mungkin mereka masih wait and see. Yang penting jangan wacana saja, luncurkan atau semakin ke belakang.


Wednesday, January 1, 2014

Mountain Moto FX 5

Mountain Moto FX 5
Penampilan motor Mountain Moto FX 5 yang mulai dipasarkan di daratan Eropa, mengingatkan wabah Grasstrack  ( balapan motor bebek di sirkuit offroad)yang sempat melegenda di Indonesia. Mesin motor dari sepeda motor Mountain Moto FX 5 ini adalah mesin motor bebek yang sangat umum di tanah air. Malah dikatakan tampilan motor ini mirip sepeda Downhill.

Pengunaan rangka trellis pada motor ini , dapat dikatakan sebagai langkah maju di dunia Motorcross/ Adventure, khususnya di kelas 125i deepan cc. Mountain moto FX 5 bermesin 125 cc 4 langkah  satu silinder dan berpendingin udara.  Mesin motor ini adalah merek  Daytona seri YX dari China, Shockbreaker depan  masih model teleskopik dan monoshock di belakang (tanpa mengunakan Link). Rem cakram di depan dan belakang. Bobot motor ini sangat mengejutkan hanya 57 Kilogram.

Model motor FX5 - adventure ini dapat menjadi inspirasi di tanah air. Bukan persoalan besar untuk membuat rangka trellis di Indonesia, hanya perlu diperhatikan kekuatan bahan pipa dan tingkat presisinya. , Untuk mesin bukan persoalan, begitu umum dan barangkali mutu mesin bebek di tanah air lebih bekualitas. Shock depan teleskopik seperti  FX5 ini banyak tersedia ditanah air dan lebih terjangkau dari sisi kantong.
Pengunaan ban 17  dengan ban  profil MX seperti yang dipakai FX5 , mungkin PR juga buat para pengemar di tanah air.

Yang jelas tampilan FX5 , bisa mengobati para adventurer yang ingin membangun motor dengan bahan yang MUMER ( Murah Meriah), tanpa mengurangi estetika tampilan, fungsi, ketersediaan parts  dan gengsi barangkali. Kalo para ATPM di tanah air masih sebelah mata melihat perkembangan kelas adventure ini, yah ngak soal, lebih banyak pengemar Rhoma Irama dari pada lagu Jepang. ( maksudnya banyak jalan menuju Roma) .  Happy New Year 2014 .Salam Satu Jalur.  dari Insella it, autoevolution.