Produsen asal Semarang ini ternyata punya nyali juga main di kelas garuk tanah , yang rata-rata pengemarnya pada melek merek. Lewar produk anyarnya Cross X200, Viar memcoba memberi solusi kompromi antara keinginan dan rata-rata isi kantong.
Motor Cross X 200 ini memang masih berpendingin angin, namun mungkin pilihan mesin ini sengaja karena pertimbangan perawatan yang lebih mudah. Suspensi depan sangat mengoda , yakni Upside down, Mono di belakang, rem cakram di kedua roda. Di banderol 18-20 juta (OTR Jakarta). Secara merek Viar cukup konsisten di jalurnya, terbukti pasar mereka berkembang. Kejelian mereka juga tak terbantahkan, dimama merek-merek mapan masih dalam kajian, motor enduro Viar malah muncul duluan
kesuksesan Enduro ini, memang masih perlu waktu, tapi adanya acara Jelajah Indonesia dengan motor Viar Cross X200 sejauh 25000 Km yang dijadwalkan selesai dalam waktu 90 hari, telah membuktikan kepercayaan diri Viar atas produknya.
Congrats buat Viar, buat trail lover atau Enduro mania dan SE wanna be setidaknya pilihan Motor trabas yang mumer udah ada pilihan, ngak cuma geng ijo doang. Dari pada mengharap merek - merek mapan main trail dan ngak jelas kapan mau mendaratnya, mending Viar aja. Biar kata enjinnya masih dari negeri bambu, tapi jaringan bengkelnya cukup banyak di Indonesia dan jangan lupa Motor ini legal di jalan raya.

